-->

Alasan Suzuki Sulit Menambah Jumlah Produksi GSX-150 disaat Banyak yang Indent

 

Sampai bulan agustus tahun 2017, jumlah penjualan Suzuki GSX sangat stabil. Hal ini di tunjukan pada penjualannya diangka 3000-3500 unit per bulan. Bahkan angka tersebut diluar ekspektasi dari Suzuki itu sendiri. Angka pejualan tersebut belum di tambah dengan angka konsumen yang mekalukan indent untuk produk yang sangat terjangkau ini. Motor Sport dikelas 150cc ini memiliki harga yang paling murah di kelasnya dan memiliki performa yang unggul di bandingkan dengan All New CBR-150 dimana harga suzuki saat promo adalah Rp.27.900.000 sedangkan CBR dikisaran Rp.33.500.000 dengan performa seadanya. Dengan harga promo yang ditawarkan oleh Suzuki semakin banyak orang yang meng-indent GSX. Terlebih promo itu sudah di perpanjang selama 3 bulan berturut-turut.

Lalu kenapa dengan jumlah indent yang sangat banyak, Suzuki masih tidak mau menambah jumlah Produksinya? Untuk memproduksi Sepeda Motor, Setiap Pabrikan melakukan perkiraan jumlah komponen atau part-part motor ke beberapa Vendor yang bersangkutan. Biasanya setiap pabrikan akan melakukan kontrak kepada vendor-vendor yang ditunjuk untuk membuat partnya selama beberapa tahun, biasanya dalam jangka waktu 1 tahun. Jadi jika pabrikan meminta penambahan jumlah produksi part kepada vendor secara tiba-tiba itu akan sangat sulit. Pabrikan harus menunggu masa kontrak habis barulah pabrikan bisa membuat kalkulasi ulang jumpah komponen atau part-part yang akan di pesan.


Prediksi awal Suzuki akan penjualan GSX  sekitar 1500an unit per bulan. Dengan performa dan tampilan yang memuaskan konsumen jumlah penjualan meninggkat tajam dan indent yang diluar prediksi Suzuki itu Sendiri. Belum lagi tentang jumlah tenaga kerja Suzuki yang relatif sedikit di banding 2 pabrikan seperti yamaha dan Honda.